Tokoagro

  Level : Premium

Alamat

 Kabupaten Sleman

Level : Addicted
Terakhir login 13 Jul

Tokoagro
Produk Inbox Artikel Informasi
Klik pada gambar untuk memperbesar

Pupuk GDM Organik Cair Murah Untuk Tanaman Pangan ( Cabai, Padi, Rempah-rempahan )

Diterbitkan pada 10 Mar 2017 08:51 WIB
Kategori Pertanian
Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta Indonesia
Dilihat : 87x
40000 per Liter (ltr)
Hubungi Penjual Minta Penawaran

Tokoagro merupakan agen resmi untuk Pupuk Organik GDM Cair.

Pupuk yang sangat efisien, dan berkualitas baik.
Cocok sekali untuk tanaman pangan, seperti:
padi, jagung, sayur'an, umbi'an, rempah"an, terong"an, cabai"an, dan tanaman kecil lainnya yang memiliki masa panen cepat.

Pupuk Organik Cair GDM merupakan pupuk cair organik serbaguna yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman, meningkatkan daya tahan toleransi tanaman terhadap penyakit, dan menghasilkan tanaman yang lebih kuat pada kondisi yang ekstrem. Pupuk Organik Cair GDM menstimulasi aktivitas kiroba di dalam tanah yang menghasilkan unsur-unsur makro seperti Nitrogen (N), Phospor (P), dan Kalium (K).

Bakteri yang terkandung :

1. Bacillus Brevis

Mencegah penyakit pada tembakau yang menyebabkan tembakau menjadi layu atau lebih di kenal juga dengan sebutan “kanker tembakau.” Ciri-ciri penyakit ini tebakau menjadi layu dan pertumbuhannya menjadi terhambat sehingga petani menyangka kekurangan unsure N sehingga banyak terjadi penambahan pupuk terutama urea akan tetapi hal itu akan memperburuk kondisi tanaman. Penyakit ini sampai saaat ini belum ada solusinya sehingga cara satu-satunya adalah pencegahan oleh karena itu maka Bacillus Brevis merupakan salah satu pencegahannya.
Menunjang pertumbuhan tanaman.
Mencegah penyakit-penyakit pada tanaman.
2. Bacillus Pumillus

Meningkatkan tinggi dan besar batang tanaman
Meningkatkan jumlah daun dan areanya
Meningkatkan kadar protein di dalam hasil tanaman kacang-kacangan.
3. Bacillus Mycoides

Meningkatkan produktivitas tumbuhan.
Mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit pada daun.
Mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit pada akar.
Menghasilkan elemen antibiotic untuk tanaman sehingga lebih tahan penyakit.
Meningkatkan kesuburan tanah.
Meningkatkan kemmapuan tanaman di dalam menyerap nutrisi.
4. Klebsiella Oxytaca

Menyediakan Phospor yang bias di serap oleh tanaman.
Menangkap Nitrogen sehingga dapat di serap oleh tanaman.
Menunjang pertumbuhan tanaman
Meningkatkan proses komposisai di dalam tanah.
5. Pseudomonas Alcaligenes

Meningkatkan penyerapan unsur N, P dan K.
Menunjang perkembangan akar tanaman.
Meningkatkan pertumbuhan tanaman.
6. Pseudomonas Mallei

Meningkatkan unsur P di dalam tanah yang dapat diserap oleh tanaman sehingga dapat memenuhi kebutuhan tanaman.
Meningkatkan hasil panen
Mencegah terjadinya penyakit potong leher pada padi.
7. Micrococcus Roseus

Menggemburkan tanah.
Menunjang pertumbuhan akar tanaman.
Mampu memproses unsur-unsur mikro sehingga tidak merugikan tanaman.
Memberikan kapasitas kekebalan terhadap penyakit pada tanaman.
Cara pemakaian :

1. Dikocor : 20 ml GDM dicampur dengan 1 Liter air (1:50)

2. Disemprot : 40 ml GDM dicampurkan dengan 1 ltr air (1:25)

Untuk tanah yang kurang subur atau tanaman yang kurang sehat dapat menggunakan konsentrasi yang lebih pekat 2X dosis diatas (dosis normal)

Cocok untuk :

1. Tanaman Pangan : Padi, Jagung, Gandum, Kedelai, Tebu, dll ( Dosis : 30-80 ltr GDM/Hektar )

2. Sayuran berbuah : Tomat, Cabai, Terong, Pere, Ketimun, Gambas. ( Dosis : 40-80 ltr GDM/Hektar )

3. Sayur-sayuran : Bayam, Sawi, Salada, kangkung, Seledri, Brokoli, Bunga Kol, Kubis. ( Dosis : 30-60 Ltr GDM/hektar )

4. Ubi-ubian : Wortel, Kentang, Kacang Tanah, Ketela Pohon, Ubi, Lobak. ( Dosis : 50-80 Ltr GDM/Hektar )

Pemakaian GDM secara rutin dan konstan (murni Organik) dapat mengembalikan unsur hara tanah dan memperbaiki fisik tanah. Dianjurkan untuk pemakaian selanjutnya (setelah masa panen kedua) dosis GDM dapat diperkecil sesuai dengan jenis tanaman dan kondisi tanah. Untuk menciptakan antibody diri pada tanaman tertentu, rendamkan bibit tanaman pada larutan GDM 1 x 24 jam dan dianjurkan untuk menyemprotkan larutan GDM pada saat pengolahan lahan tanam.


Laporkan Post ini
Transaksi paling aman adalah bertemu langsung dengan penjual Informasi selengkapnya

0 Komentar

Lihat Lainnya